Struktur Program

Dalam menentukan struktur kurikulum Mayasya, dilakukan analisis terhadap struktur kurikulum al Azhar Kairo dan struktur kurikulum MTs Depag yang terdapat pada Standar Isi (Keputusan Menteri Agama Nomor: 165 Tahun  2014 Tentang Pedoman Kurikulum Madrasah 2013) dihubungkan dengan visi, misi, dan tujuan mayasya. Maka pemanfaatan jam pembelajaran tambahan dialokasikan pada mata pelajaran tertentu, sebagai berikut:

Peminatan Keagamaan

NO MATA PELAJARAN KELAS
X XI XII
Kur Mod Kur Mod Kur Mod
Kelompok A (Wajib)
Mapel Al-Azhar
1 al Qur’an Hadits
a Tahfidz Al-Qur’an 2 14 2 10 2 10
b Tafsir wa Ulumuhu 3 2 2 2 2 4
c Hadits wa Ulumuhu 2 2 2 2 2 4
2 Fikih
d Fikih wa Ushuluhu 6 2 6 2 6 4
3 Akidah Akhlak
e Tauhid 2 2 2 2 2 2
f Mantiq 1 1 1
4 Bahasa Arab
g Nahwu 5 4 5 4 5 4
h Sharaf 2 2 2
i Balaghah 3 3 1 3 1
j Arudhi 1
k Insya wa Muthala’ah 2 4 2 4 2 4
5 Sejarah Kebudayaan Islam
l Adab wa Nushus 2 2 2 1
Jumlah 30 30 30 28 28 34
6 Bahasa Indonesia 4 4 4 4 4 4
7 Matematika 4 4 4 4 4 4
8 Bahasa Inggris 2 2 2 4 2 4
9 Sejarah Indonesia 2 1 2 1 2 1
10 PKN 2 1 2 1 2 1
Kelompok B (Wajib)
11 Seni Budaya (eskul) 2 2 2
12 Penjaskes 3 2 3 2 3 2
13 Prakarya/Pramuka 2 2 2 2 2
Kelompok C (Peminatan)
14 Tafsir wa Ulumuhu    
15 Hadits wa Ulumuhu    
16 Fikih wa Ushuluhu    
14 Ilmu Kalam 4 4 4
15 Akhlak 4 4 4
16 Bahasa Arab 4 4 4
Kelompok D (Pendalaman & Lintas Minat) 6 4 4
17  Bahasa Arab 2 2
 18 Insya 2 2
        39 20 37 22 37 16
    69 50 67 50 65 50

*Catatan:

Mata pelajaran kelompok C diadopsi pada mata pelajaran materi al-Azhar asy-Syarif, hal ini sesuai dengan isi MoU antara Kementerian agama RI dengan al-Azhar Mesir dan SK Dirjen Pendis tentang Tata Kelola Madrasah Al-Azhar asy-Syarif Indonesia

Pengembangan diri peserta didik dapat dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikulum, Bimbingan dan Konseling, serta Kegiatan Ubudiyah

 Peminatan Reguler IPA atau IPS

NO MATA PELAJARAN KELAS
X XI XII
Kur Mod Kur Mod Kur Mod
Kelompok A (Wajib)
Mapel Al-Azhar
1 al Qur’an Hadits
a Tahfidz Al-Qur’an 2 14 2 8 2 7
b Tafsir wa Ulumuhu 3 2 1 2 1
c Hadits wa Ulumuhu 2 2 1 2 1
2 Fikih
d Fikih wa Ushuluhu 2 2 6 2 6 2
3 Akidah Akhlak
e Tauhid 2 1 2 1 2 2
f Mantiq 1 1
4 Bahasa Arab
g Nahwu 5 2 7 2 5 1
h Sharaf 2 2
i Balaghah 3 3 3
j Arudhi 1
k Insya wa Muthala’ah 2 2 2 1 2 1
5 Sejarah Kebudayaan Islam
l Adab wa Nushus 2 2 2
Jumlah 26 21 30 16 28 15
6 Bahasa Indonesia 4 4 4 4 4 4
7 Matematika 4 4 4 4 4 4
8 Bahasa Inggris 2 4 2 4 2 4
9 Sejarah Indonesia 2 1 2 1 2 1
10 PKN 2 1 2 1 2 1
Kelompok B (Wajib)
11 Seni Budaya (eskul) 2 2 2
12 Penjaskes 3 2 3 2 3 2
13 Prakarya/Pramuka 2 2 2 2
Kelompok C (Peminatan)
14 Kimia/ Geografi 4 3 4 4 4 5
15 Fisika / Ekonomi 4 3 4 4 4 5
16 Biologi / Sosiologi 4 3 4 4 4 5
Kelompok D (Pendalaman) 6 4 4
17 Bahasa Arab 2  2  2
18 Insya 2  2 2
        39 29 37 34 37 35
    65 50 67 50 65 50

*Catatan:

Pengembangan diri peserta didik dapat dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikulum, Bimbingan dan Konseling, serta Kegiatan Ubudiyah

Program Penjurusan

Sebagai madrasah yang berstatus negeri dan cabang dari AL-Azhar Mesir membawa konsekuensi dalam penentuan program penjurusan yang mampu mengakomudir dari kedua belah pihak. Berdasarkan studi kelayakan pada 4 program penjurusan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama. Nampak program keagamaan sangat cocok dengan 2 program yang diselenggarakan oleh Al-Azhar, baik Program Ilmi maupun Adabi.

Dan Pemilihan untuk program kejuruan Al-Azhar yaitu Ilmi lebih sesuai dengan tujuan pendidikan Nasional, karena mempelajari Sains atau ilmu eksak yang bersifat umum. Berbeda dengan program adabi yang lebih banyak memuat tentang kondisi social budaya mesir secara khusus dan Arab Umumnya.

Kombinasi Program Keagamaan Kemenag dan Program Ilmi al-Azhar asy-Syarif memberikan beberapa keuntungan bagi siswa, antara lain :

  • Materi Keagamaan tidak ada perbedaan kedua program dari sudut isi, hanya berbeda dari sudut bahasa pengantarnya. Sehingga tidak ada penumpukan materi yang membebani siswa
  • Siswa tetap mempelajari materi IPA walaupun dengan menggunakan kurikulum al-azhar, sehingga peserta didik yang tidak bersedia melanjutkan pendidikan tingginya di Mesir bisa melanjutkan di Perguruan tinggi di Indonesia.
  • Waktu Pelaksanaan Ujian Nasional siswa terfokus pada materi UN untuk jurusan keagamaan, dimana siswa tidak terbebani dengan ujian materi IPA.

 Pendidikan Kecakapan Hidup

Pendidikan kecakapan hidup, yaitu Budaya Menabung dengan tujuan untuk:

  • Mendidik untuk bersikap hemat
  • Mendidik dan menerapkan Budaya Menabung menurut syariah Islam (sesuai dengan yang diajarkan pada materi muatan lokal Ekonomi Syariah)
  • Agar dapat memahami tentang risiko dan untuk mengatasi risiko
  • Membuat karya ilmiah dengan penelitian.