Setiap zaman ada permasalahannya, dan itu semakin kompleks. Makanya perlu berbagai strategi dilakukan untuk menghadapi permasalahan, misalnya isu tentang masyarakat ekonomi Asean (MEA) perlu dilakukan peningkatan kemampuan kualitas sumber daya manusia, sebab dipastikan persaingan kompetensi akan sangat menonjol dengankeberadaan tenaga kerja dari sejumlah negara Asia sudah mulai berdatangan. Jika tidak dipersiapkan secara matang maka tenaga kerja lokal bisa tenggelam dalam persaingan, namun demikian ada salah satu upaya yang saat ini sedang dilakukan sebagai langkah dini menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap kerja yakni pelatihan life skill untuk siswa kelas X dan XI yang diselenggarkan oleh Mayasya bertepatan dengan pelaksanaan Ujian Nasional bagi kelas XII, meski program tahunan ini dikemas dalam kemasan sederhana namun memiliki peran yang cukup penting di masa mendatang.

Salah satu tenaga pendidik, ustadz Abdullah Nur, menyampaiakn bahwa kegiatan life skill sengaja dilaksanakan pertepatan dengan pelaksanaan UN 2016, tujuanya agar adik-adik kelas tetap senantiasa belajar. Dengan demikian kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung walaupun adanya kegiatan UN.

Diharapkan, pelaksanaan kegiatan ini dapat memberikan pengalaman dan wawasan kepada peserta didik, membimbing mereka menjadi siswa yang lebih kreatif serta memberikan kesempatan kepada mereka untuk melakukan sesuatu yang bisa membantu dirinya sehingga mereka tidak selalu bergantung pada orang lain”, ulas ketua panitianya.
Mengenai jenis pelatihan yang diberikan, pihaknya menjelaskan diantaranya Kreasi Limbah Koran, Bantal Leher dari kain percak, Sandal Hias, Batik Roll Cake, Fancy Kukis, Pie Brownies & Pie Susu, Budi DayaLidah Buaya & Pengelolaannya