MA Al Azhar Asy-Syarif Indonesia Filial MAN 4 Jakarta beralamat di Jalan M. Kahfi 2 No. 6A, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta.  Letak MA Al Azhar Asy-Syarif Indonesia Filial MAN 4 Jakarta yang bersebelahan dengan MTsN dan MIN Al Azhar Asy-Syarif dan berdekatan dengan kampus ISTN , dan relatif dekat dari Universitas Indonesia (UI) membuat lingkungan sekitar madrasah sangat kondusif untuk pelaksanaan pembelajaran. Letak komplek madrasah yang berjarak 50 meter dari Jalan Raya M. Kahfi 2 menciptakan lingkungan madrasah yang aman dan jauh dari kebisingan lalulintas. MA Al Azhar Asy-Syarif Indonesia Filial MAN 4 Jakarta juga mudah diakses karena letaknya yang berada di perbatasan DKI Jakarta dan Depok dengan banyaknya pilihan kendaraan umum yang bisa menjangkau madrasah baik dari arah Jakarta maupun dari arah Depok.

Dengan jumlah guru tetap (PNS) 10 orang dan Non PNS 9  orang dengan kualifikasi S2 sebanyak 5 orang dan S1 sebanyak 12 orang. karyawan tidak tetap sebanyak 4 orang

Standar Sarana Prasarana

  1. Rasio Kebutuhan ruang teori / kelas awal tahun

Madrasah Aliyah memiliki visi menjadi madrasah bertaraf internasional. Akan sangat berat dalam rangka mewujudkannya bila tanpa strategi yang baik. Ungkapan kualitas output lebih diutamakan dibanding kuantitas output akan menjadi dasar pengelolaan sarana prasarana. Maka madrasah aliyah akan memfokuskan kepada 6 ruang teori / kelas yang setiap tingkat berjumlah 2 rombongan belajar.

Pengecualian di tahun pertama, madrasah Aliyah al-Azhar asy-syarif akan menyediakan satu ruang teori / kelas saja, akan tetapi dilengkapi fasilitasnya sehingga menjadi ruang multifungsi. Sarana yang harus dilengkapi adalah:

  1. LCD Proyektor
  2. Televisi
  3. Sound System
  4. Laptop untuk guru dan semua siswa
  5. Printer
  6. Fasilitas Internet / Hot Spot
  7. Perpustakaan kelas
  8. Whiteboard dan papan display
  9. Mebeler
  1. Analisis kebutuhan Pembangunan Gedung Mandiri

Madrasah Aliyah Al-Azhar asy-Syarif merupakan madrasah lanjutan dari madrasah Tsanawiyah yang belum memiliki gedung mandiri. Kebutuhan akan gedung sangat mendesak untuk direalisasikan agar kegiatan belajar mengajar akan lebih maksimal. Adapun kebutuhan prasarna tersebut mengacu kepada standar sarana prasarana bagi madrasah bertaraf internasional, antara lain

Adapun rincian tentang standar sarana prasarana untuk mayasya akan diatur tersendiri pada Panduan Rencana Pengembangan Sarana prasarana dan Panduan Pengelolaan sarana Prasarana

  1. Program Pengembangan alat dan Media Pembelajaran

Pengembangan alat dan media pembelajaran didasarkan pada pencapaian standar sarana prasana madrasah bertaraf internasional. Secara khusus Madrasah memiliki standar minimal yang harus dipenuhi dalam pengembangan alat dan media pembelajaran, yaitu

  • Multimedia room yaitu setiap kelas terpasang LCD proyektor, televisi, Sound System, VCD Player, Printer dan Hotspot internet.
  • Moving Class, yaitu setiap ruangan dilengkapi oleh alat peraga / praktek sesuai materi pelajaran
  • ICT based teaching yaitu lingkungan dilengkapi fasilitas Hotspot internet, setiap siswa dan pendidik menggunakan laptop dalam pembelajarnnya.