Hari sabtu. Tanggal 14 mei 2016. Bertempat gedung serba guna Wamy Jagakarsa Jakarta selatan,

Diikut oleh siswa yg lulus, dan tetamu undangan khusus dari kementerian Agama(pejabat).Kamad MAN 4 bapak Ismail Nur dan seluruh  jajaran pendidik dan tenaga kependidikan dan MAN Al Azhar Asysyarif Filial MAN 4 Jakarta. Siswa siswi yang akan dilepas hari ini, juga didampingi orang tua masing-masing. Padusa oleh anak anak 10 dan 11 yang mengisi sela-sela acara, menunjukan talenta mereka pada saat performance baik secara kelompok maupun individual, dan itu semakin menjadikan persembahan yang lebih lengkap. (Lagu lagu yang dipersembahkan diantaranya himne dan mars madrasah, ada juga lagu-lagu wajib)

Kamad tiba dilokasi pukul, langsung melakukan inspeksi dan cek kesiapan acara.

Tampilan awal marawis dari kelas 10 dan kelas 11, video dokumentasi anak kelas 11 persembanan untuk kakan kelas mereka.

Acara Pelapasan dimulai pada sesuai jadwal pukul, prosesi penyambutan KAMAD diiring tetamu-tetamu khusus dan jajaran pendidik dan tenaga kependidikan memasuki ruangan.

(Pembacaan ayat suci oleh Dua siswa putri, persembahan marawis, sambutan ketua panitia.)

Pada sesi sambutan, dimulai oleh ketua panitia lalu ketua komite.

Sementara KAMAD sendiri pada sambutannya memberikan wejangannya dan harapanya. Harapannya agar-agar anak untuk tidak berhenti pada jenjang pendidikan yang baru saja dilewatinya, akan tetapi dilanjut hingga jenjang tertinggi.  Pesan beliau mengutif sabda rasulullah, “ittaqillah haytsu makuntum”, dan  shalat adalah kunci dan jangan sampai pernah ditinggalkan sama sekali. Dan juga budi pekerti yang tinggi. Kata beliau “Berbuat khilaf tutupilah dengan amalan hasanah. Ini kunci untuk menuju kesuksesan”

Permintaan beliau agar siswa-siswa yang lepas hari ini untuk tidak terputus silaturahmi dengan almamater harus selalu dikembangkan. Doa guru dan orang tua sangat bertuah untuk kesuksesan anak anak. Maka tengarailah hal itu, pada pamungkas sambut beliau.

Penampilan tari saman, kelas 10 yang merupakan bimbingan dari siswa kelas 12 yang akan tamatkan, menggapai ketakjuban hadirin dan aplaus yang meriah.

Pada kesempatan ini, sykeh utusan azhar yang sekaligus pengajar pada MAN al Azhar Asy-syarif Syekh Nabik Abdul Jawwad Ucapan selamat dan kegembiraan atas acara pelepasan, dan menyampaikan rasa luar biasa terhadap siswa-siwi, dan menyampaikan bahwa siswa-siswa al azhar itu memiliki keunggulan dan keperbedaan dari siswa siswa. Dan hari ini mereka akan keluar dari azhar dari para pendidik yang istimewa. Dan kedepannya tetap terjalin kontak yang berkesinambungan. Dan azhar asy-syarif pusat di mesir tetap menjadi corong pengarah dalam prilaku para siswa. Nasehat dan pesan beliau, agar anak-anak tetap mengedepankan ketaqwaan dan budi pekerti yang mulia.

(Persembahan Padus Azhar. mars azhar dan himne azhar)

Oleh Kadir Ahmad Waka kesiswaan bertugas membacakan surat keputusan peserta didik berprestasi  jurusan IPS dan IPA, Siswa tauladan pada pelepasan kali oleh siswa Anbiya Khairul Umam. Dan Penyerahan kenang kenangan oleh kamad langsung kepada 3 siswa beprestasi(siswa berprestasi lengkap).

Sebelum acara Prosesi pelepasa wisudawan dan wisudawati, bapak Drs. Sadirin, M.Pd, selaku Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kemenag Wilayah DKI Jakarta, yang merupakan tamu kehormatan pada acara ini, memyampaikan ungkapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Kamad MAN 4 Jakarta, kepada mantan KAMAD MAN 4 Jakarta ibu Nurlaelah dan bapak Agus sebagai koordinator pembukaan MAN 4 Filial dua tahun lalu, beliau juga menyampaikan bahwa tahun ini MAN al Azhar Asy-syarif filial MAN 4 Jakarta, akan dimulai pembangunan lokal sekolah untuk MAN al Azhar Asy-syarif. “Tahun ini 18 orang akan diberi 6 orang. Namun baru 2 orang yang mengambilnya, Beliau menasehatkan agar anak- anak tidak membiarkan ilmu-ilmu kunci yang telah diterima agar dijaga dan tidak membiarkannya”.

Juga beliau menyampaikan tahun ini hanya 2 yang berangkat dari 6 jatah siswa penerima beasiswa Al Azhar Kairo, dari situasi ini beliau menyemangati siswa yang lainya untuk tidak dan jangan sampai tidak lanjut ke universitas-universitas terdepan baik di dalam negeri mauapun di luar negeri. Belia juga menyampaik kekhasan MAN al Azhar, menurut beliau kekhasanya diantaranya MAN al Azhar melewati tiga fase ujian hingga tamat, dan siswa akan memendapa dua syahdah(ijazah) ijazah negeri dan ma’ahad al azhar kairo. Demikian beliau menutup sambutannya.

Usai sambutan berlanjut kepada Prosesi pelepasa wisudawan dan wisudawati, pukul 10 kurang 9 menit. Acara berlangsung dengan khidmat, siswa-siswa maju kedepan untuk pengalungan medali kelulusan lalu berlanjut salaman kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan. Dilanjutakan dengan foto bersama.(ah)