Di tahun 2020 kemarin kue klepon sempat viral di media massa maupun medsos. hari ini klepon kembali viral di MA Al-Azhar Asy-syarif, karena klepon sempat menjadi pembahasan dalam kegiatan literasi pagi pada hari kamis, 04 januai 2021.

Pada mulanya terbersit dalam benak salah satu peserta, kok kue klepon sih? Ga ada pembahsan yang lain? Pasti ini mengarah kepada islami atau tidak islami sebagaimana sempat viral. Eh… ternyata bukan, pembahasan kue klepon yang diangkat dalam literasi hari ini dari sisi yang berbeda dan dalam pandangan kacamata yang berbeda.

Pertama-tama tim literasi menayangkan suatu gambar yang masih tidak jelas dan terpotong untuk ditebak oleh siswa, beragam siswa menjawab tentang gambar tersebut, ada yang bilang kue surabi, kue putu, dan ada juga yang jawab klepon. Setelah diputuskan jawaban yang benar bahwa gambar tersebut adalah kue klepon, maka selanjutkannya siswa diberi kesempatan untuk memikirkan dan menganalisa kue tersebut, bagaimana cara membuatnya?, apa saja bahan-bahannya?, apa saja jenisnya?, dari mana asalnya?, apa pendapat kompeni belanda tentang kue tersebut? apakah diluar negeri ada kue klepon?, apa nama kue tersebut di negari jiran? bagaimana etika dalam memakan kue klepon? filsafat apa yang terkandung dalam klepon?

Tentunya dalam coretan ini  tidak akan menjawab pertanyaan tersebut diatas, karena dalam kegiatan literasi telah dibahas, sekarang yang perlu dipertanyakan adalah, apakah perlu kita melestarikan kue klepon? bisakah kue klepon go internasional? Ataukah kue klepon akan punah? Perlukah kita berkunjung ke negeri jiran terlebih dahulu untuk mencicipinya?

Semoga sehat slalu, jangan lupa senyum manis semanis klepon..

Humas Mayasya

Mayasya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *