MAULID NABI MUHAMMAD SAW

Salah satu tradisi masyarat Indonesia adalah mengadakan acara Maulidan (memperingati hari kelahiran nabi Muhammad SAW. 12 Rabiu al-Awwal 1438 H). Kelahiran insan agung 14 abad yang lalu ini oleh berbagai organisasi, lembaga, dan instansi di Indonesia dijadikan sebagai momen penting dalam berbagai aspek kehidupan dengan mengadakan acara peringatan guna memeriahkan hari bersejarah tersebut, tak ketinggalan Madrasah Aliyah Al-Azhar al-Syarif Jakarta turut serta memeriahkan momen yang sangat penting dalam dunia Islam ini.

Kegiatan yang memiliki tujuan sebagai momentum mengenang sejarah kelahiran Nabi Muhammad saw serta perjuangannya dalam menegakkan agama Islam di tengah masyarakat dunia. Hal ini akan menjadikan siswa lebih memahami dan memaknai arti dari perjuangan nabi Muhammad SAW beserta para generasi awal Islam menegakkan kalimat tauhid dan membangun persatuan antar sesama muslim dan antar anak bangsa.

Dalam sebauh istilah dikenal al-hikmatu dhallatu al-mumin (hikmah barang hilang dari orang Mukmin), artinya saat ini umat Islam telah banyak kehilangan hikmah (nilai kebijaksanaan) dalam kehidupannya, sehingga kita melihat generasi muda Islam sekarang bertebaran di muka bumi tapi perjalanan mereka seperti tiada tujuan dan panutan yang jelas. Oleh sebab itu, dengan diangkatnya acara ini kita dan anak-anak didik kita bisa mengambil hikmah kenapa nabi Muhammad saw diutus ke muka bumi. Diantara hikmah utamanya adalah untuk memperbaiki akhlak umat manusia, sehingga dengan akhlak yang mulia akan mempu mengangkat harkat dan derajat mereka dari akhlak hewani menjadi akhlak Islami.

Acara peringatan dilakukan di lingkungan sekolah dengan acara yang sederhana, yaitu dimulai dengan agenda khataman al-Qur’an kemudian dilanjutkan dengan tausiah dari syekh Abdul Majid yang menjelaskan tentang pentingnya menguasai ilmu bahasa Arab dan ilmu keislaman lainnya dan tak lupa beliau memberikan pertanyaan kepada peserta didik tentang hafalan al-Qur’an dan bahasa Arab. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyamapain ceramah dari seorang Alumni Al-Azhar al-Syarif angkatan pertama Sidiq. Ananda Sidiq menyampaikan betapa pentingnya kehadiran nabi Muhammad saw di muka bumi ini. Dan tidak lupa ia berbesan agar pemuda-pemudi Al-Azhar al-Syarif bisa meneladani akhlak nabi Muhammad saw karena beliaulah yang patut dijadikan panutan utama dalam kehidupan yang semakin maju saat sekerang ini.

Semoga ke depannya,acara peringatan Mulid Nabi Muhammad SAW semakin menggema dan tidak hanyut ditelan gelombang badai globalisasi, melainkan semakin menjadi momentum yang selalu diwarisi dari generasi ke generasi sehingga nilai-nilai dan wasiat-wasiat nabi Muhammad SAW semakin tertanam kuat dalam jiwa sanubari kita. Amin Ya Rabbal ‘Alamin.

(Ahsanul Husna, Lc. MA.Hum, Guru Qur’an Hadis).

20170109_090215 Screenshot_2017-02-02-10-54-14

Hilma

Leave a Reply

Your email address will not be published.